Percuma khatam, tapi banyak salahnya!

baca-quranSahabat odoj sekalian,
Pernyataan seperti judul di atas mungkin sering muncul dalam benak kita. Yang bisa saja menggoyahkan semangat kita untuk terus membaca al quran. Atau pernyataan lain yang serupa; ‘ lebih baik baca sedikit tapi disertai tadabbur dan pemahaman’,  ‘ al quran itu untuk dipahami bukan sekedar dibaca, apalagi baca cepat cepat!’ , ‘ ngapain maksa baca sejuz, toh allah melihat kualitas bukan banyaknya doang!’, ‘ baca quran harus hati hati, kalau salah nanti malah berdosa’ dst..

Apakah sepenuhnya salah pernyataan seperti itu? Saya katakan tidak ! Ada benarnya, tapi banyak salahnya. Mari kita simak alasan alasan berikut:

– mengapa kita harus membaca satu juz? Alasannya: karena cara yang paling efektif untuk menambah pahala disisi allah adalah dengan membaca al quran. Mungkin kita lemah di sholat kita, sedekah dan infak kita, atau jihad kita, nah dengan tilawah inilah peluang meraup pahala sangat besar. Hitungannya bukan juz, tapi huruf. Redaksi dalilnya jelas :
من قرأ حرفامن كتاب الله فله به حسنةوالحسنة بعشر أمثالها

– mengapa harus satu juz? Karena ini sunnah!  Jawaban yang simple. Adakah dalilnya? Jelas ada, bahkan redaksinya jelas menggunakan kata perintah, tidak tanggung tanggung, riwayat bukhori sumbernya :
إقرإ القران فى شهر
Bacalah quran ( khatamkanlah) quran dalam sebulan.

Masih ragu, karena alasan lain?
Saya kan masih terbata bata, nanti malah dosa kalau maksa baca. Hmmm…siapa yang bilang dosa? Yang dosa itu yang tidak mau baca dan tidak mau belajar. Bahkan ada hadist yang menguatkan :
الذي يقرأالقران وهو عليه شاق فله أجران
Orang yang membaca al quran dan ia menemukan kesulitan, maka baginya dua pahala.

Hadist ini, seakan akan telah memprediksi akan ada orang orang yang mengalami kondisi ini. Ingin baca, semangat ada, tapi masih terbata bata. Maka baginya tetap dapat pahala. So, masih takut baca sejuz karena banyak salah?

-‘ lebih baik baca sedikit tapi faham daripada khatam tapi ga faham’

Mengapa harus dibenturkan kedua hal ini? Mengapa tidak justru disinergikan? Kedua duanya punya keutamaan disisi allah. Khatam utama, baca dengan tadabbur dan pemahaman juga utama. Idealnya, kita bisa khatam dengan baca tartil ditambah dengan tadabbur. Namun kondisi kita berbeda beda, dengan berbagai kelemahan yang kita miliki, masih ada peluang untuk meraih dua keutamaan tersebut. Yakni dengan membagi waktu kita dengan dua waktu bersama quran. Waktu untuk tilawah khataman. Dan waktu untuk tadabbur ayat ayat pilihan. So, tidak ada lagi alasan untuk ragu melanjutkan habit hasanah ini,justru seharusnya kita menambah dengan habit baru, one day one surat tadabbur.

– by: baba Ali-

Tentang ali bashfar abu abdillah

Tahsin Online, Tadabbur Online, Tajwid Online, Ngaji Online, Quran Online
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Percuma khatam, tapi banyak salahnya!

  1. Istanamurah berkata:

    Sangat menyetujui sekali pak, apalagi gini “percuma ngaji kalo gak bisa mengkaji”, tapi tidak ada yang percuma selama dilakukan dengan ikhlas,😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s